Sabtu, 18 Juli 2009

dilema..dilema

Kau menjauh dari hatiku
dapat kubaca dari matamu
yang selalu kau palingkan dari mataku

Kini hatimu mengeras
kurasakan dari kata-katamu yang dingin

Aku mengerti kau ingin lari dariku
Tapi makin kau paksa,hatimu makin terikat

Ku tahu ku ingin mengabaikanmu
dan makin ku diam, makin membuncah rinduku

Haruskah kita menjerat hati
Seperti ini, seperti begini

Akan sampai kapan ku dengan marahmu
sekaligus ku dengan sayangmu
Akan sampai kapan kutahan sayangku
hingga satu titik aku marah padamu

Dengar aku cintaku..
Aku takkan pernah membencimu
Maka jangan pernah memintaku begitu

Pahami aku sayangku
Rasa untuk ini masih untukmu
Kumohon jangan tanyakan lagi

Rabu, 15 Juli 2009

From my deepest heart

Yang paling benci didengarnya
adalah penjelasanku..
Tapi, ada benarnya juga
Semua ini sudah terlalu jelas
untuk diulang-ulang..

Dia memintaku membencinya
Agar dengan mudah ia membenciku
Tapi, aku tak bisa
Lebih dari itu..Aku tak mau

Maka saat kata-kata tak berarti lagi
Aku tak keberatan melewati waktu
Hanya untuk saling terdiam
Mendengar desah nafas dan meresapi luka

Baginya..menyayangiku adalah kriminalnya
Bagiku..menyambut rasanya adalah kejahatanku
Berpisah hanya akan saling menyakiti
Tapi, bersama pun tak kalah menyakitkan

Tak adil bagiku menanti senyumnya
Mengharapkannya selembut dulu
Setelah memporakporandakan
hati dan pikirannya
Sementara ia masih merindukan tawaku

Tak pantas untukku
menerima maaf dan terima kasihnya
Juga ucapan sayang terindah
Yang dalam dan pedih
Sementara tanganku yang menoreh luka untuk kali pertama

Ingin sekali memeluknya
Membiarkannya menghempaskan
segala beban dan marah dalam hening
Tapi, aku tak tahu apa aku punya kesempatan
dan ku tak tahu maukah dia memelukku?

Betapapun waktu tak bisa diputar
Bagaimanapun keadaan tak bisa ditarik agar tak terjadi
Tapi, tak pernah bisa mengingkari
Kita pernah saling mengisi
Kita pernah saling berbagi

Semuanya indah, semuanya berharga
Walau kita menutup mata
Bahwa semuanya luka, dan mungkin semuanya kosong
Tak bergeser kemanapun
Tak mengubah apapun

Aku sayang padamu
seperti kau sayang padaku
Terima kasih telah membuatku
pernah merasa begitu istimewa..

Jumat, 10 Juli 2009

buat "dia yng rahasia"

Seperti kehilangan-kehilangan yang lalu
Aku tersakiti seperti selalu
Setelah luka-luka tersembuhkan
Aku tak ingin membuat celah baru

Salah jika ku terdiam?
Salah jika ku mawas diri?
Salah jika ku mau ku sendiri dulu?

Dan "dia yang datang"
Diri yang menyapaku lebih dulu
Aku tak ingin merindukan sapaanmu
di kemudian hari

Entah benar entah tidak
entah rasa entah biasa
sesekali aku mempertanyakan
adakah perhatian itu wajar saja?

Terkadang, aku pura-pura tak mengerti
Tapi kadang aku benar-benar tak mengerti
Tentang kata yang begitu manis
Aku tak tahu, bahkan mungkin tak perlu tahu
perasaan yang dia miliki untukku

Yang aku tahu hanya hatiku
Yang selalu berusaha ku bentengi
agar tak jatuh pada hati yang bukan untukku

Sebelum..semua terlalu jauh
mengikuti kekhawatiran dan ketakutanku
Sebelum..kurasakan kehilangan
aku ingin katakan bahwa
aku tak pernah kehilangan sesuatu yang tak pernah kumiliki

Tuhan,..bantu aku
agar tak menyisakan hatiku
untuk cinta yang tak bermuara padaMu
jangan biarkan aku memenuhi otakku
dengan seseorang yang takkan bisa ku raih kelak

Aku tahu aku tak tahu
tentang kisah hidup di hari depan
namun, biar saja ku tapaki jejak hari ini
sebagai sesuatu yang harus terjadi hari ini

Semua senyum itu, semua kata2 indah itu
dan seluruh perhatian dan kebaikan itu
akan ku syukuri selayak nikmat2Mu
karena Kau kirimkan aku
seorang Sahabat...

Pelihara kami, mohon pelihara hati kami
Jaga kami agar tak larut dengan indah dunia
yang semu dan sementara..

Kamis, 02 Juli 2009

Tribute to the Extraordinary One

Mendengarmu membuatku mengerti
Mengapa dunia mencintaimu
Aku hanya ingin katakan yang kupikirkan
Andai aku lahir 10 tahun lebih cepat
Mungkin sebagian hidupku,
tumbuh dengan inspirasimu
Jika aku mengerti lebih awal
Mungkin aku akan lebih mencintaimu
....Lebih dari ini....

Sekarang aku tahu
Mengapa dunia menangis untuk pergimu
Karena aku tahu
Dulu mereka tersenyum dengan oleh karyamu

Semua mimpimu tentang kedamaian dunia
Semua tanyamu tentang hidup
Memberi kami jawaban tentang arti kepedulian

Dirimukah lilin kehidupan itu?
Yang terang menerangi bumi
Tetapi membakar diri sendiri

Saat mereka katakan
Kau pergi dengan kesakitan fisik dan emosi
Aku mencoba mengerti
Kusutnya benang
Tetap takkan mampu menandingi kerumitan hati

Entah apa yang kau sembunyikan untukmu sendiri
Atau apa saja yang kau tunjukan pada dunia
Aku mulai mencintaimu
Meski kubertanya mengapa kulakukan ini
Justru saat bumi siap memeluk tubuhmu

Untukmu yang luar biasa
Untukmu yang mendamaikan tidurku
Untuk kisah hidupmu yang mencengangkanku
Untuk impian hebat yang kau perjuangkan
Untuk tangisan saat kau kehilangan sesuatu yang tak tersentuh
Untuk segala yang kau lakukan untuk dunia

Terimalah cinta dunia untukmu
Tenang saja, sebab dunia takkan pernah melupakanmu
Bahkan kau masih menumbuhkan cinta
Ketika sudah habis waktumu untuk memberi

Senin, 29 Juni 2009

dahsyatnya Kebiasaan

Cemilan berserakan, lampu terang benderang ga kurang dari 40 watt, buku tergeletak sembarangan, tanpa selimut, dan tanpa *menggosok gigi* adalah cara tidur yang sebenarnya sudah lama ku tinggalkan. Entah kenapa semalam semua detail yang aku sebut terjadi lagi. Tidur jam sembilanan kayaknya-atau ketiduran sich lebih tepatnya-terus kebangun dalam keadaan bingung dan penuh tanya..

Kenapa lampu-nya ga di matiin ya?
Kenapa ga pake selimut?
Kenapa kacang berserakan dipinggir kasur?
kenapa..kenapa dan kenapa..

dan ga tau kenapa aku mesti bangun jam 3 pagi Cuma buat mempertanyakan ini semua, lalu berdiri mencari2 sesuatu, dan bersandar di dinding secara ga jelas dengan posisi masih berdiri. Beberapa menit diem Cuma buat mutusin mau nerusin tidur, nulis, berkhayal, atau maen. Maeen??!@#$%^&*(-)

Tapi akhirnya tidur lagi sich...dengan satu pikiran logis yang masih tersisa ’kalo ga tidur, ntr proses detoxifikasi-nya ga optimal....’ :p

Dan paginya, ya sich entah itu sugesti, udah kebiasaan, atau memang pembuktian dari logika2 yang ada, atau mungkin juga semua opsi itu bener. Aku terbangun dengan keadaan yang rada2 ga fresh, sampai harus memaksakan diri untuk tersenyum, membujuk diri biar lebih semangat. Btw, bagi yang belum tau bahwa membiasakan diri untuk tersenyum dan sekedar mengucapkan selamat pagi untuk diri sendiri adalah kebiasaan yang baik. Bisa meningkatkan aura bahagia dan percaya diri, juga menumbuhkan rasa sayang sama diri sendiri, yang nantinya kita jadi orang yang penuh syukur kepada Sang Pencipta kita.

Setiap orang pasti punya strategi untuk memacu semangatnya sendiri saat harus bangun pagi dengan rasa malas, atau blue. Dan itu harus karena kalau engga, hal itu bisa mempengaruhi kualitas kita seharian. Buat aku sendiri cukup dengan naik ke lantai lima, dan menikmati semua persembahan pagi ( lihat matahari yang baru terbit,mengitarkan pandangan melihat awan2 lembut di langit, kicauan burung, wangi pagi) bisa bikin aku seger lagi.

Satu hal yng paling terngiang dengan kejadian semalam adalah apa yang di bilang oleh Sean Covey dan Andrea Hirata dalam masing2 buku mereka tentang Dahsyatnya Kekuatan Kebiasaan. Makanya, aku setuju banget sama kata2 Sean yang bilang :

Mula-mula kamu membentuk kebiasaan
Lama-lama kebiasaan akan membentukmu

That’s definitely right!!

Kadang demi membiasakan diri untuk melakukan sesuatu kita hanya butuh beberapa waktu tertentu dengan mengorbankan kebiasaan buruk yang menyenangkan, belajar memegang komitmen pada diri sekecil apapun, dan berusaha mengendalikan keinginan yang ingin kita hentikan. Tampak sederhana saja meskipun terasa sulit dan memaksa. Tapi, tanpa sadar lama2 kita tak perlu terbebani seperti itu lagi karena tanpa sadar kita sedang membangun refleks diri, membiarkan hal2 yng awalnya sulit itu jadi kebiasaan kita dan jadi sesuatu yang sifatnya otomatis untuk dilakukan. OTOMATIS.

Itulah yang terjadi padaku, itulah kenapa kejadian semalam sempet jadi rentetan pertanyaan dan agak ’beban’ saat bangun. Karena beberapa tahun aku berusaha melakukan pembiasaan2 diri untuk melawan tabiat semula di awal itu.

Dulu, hampir setiap malam..*eh emang tiap malam dech* aku tidur dalam keadaan yang lebih kacau dari itu. Notebook bisa alih fungsi jadi bantal, guling, atau kadang2 bantal kaki malah. Buku2 yang terhampar jadi keriting ga karuan karena ketindih, makanan, baju2 kotor, semua adalah selimut yang bikin suasana jadi hangat dan ramai pada saat itu.
Kalau adikku lagi rajin, ia akan membuatku terbangun dengan buku yang sudah ditumpuk rapi di rak, baju2 kotor di tempat cucian, dan notebook di lemari tempat dia biasa diletakkan. Hm..I MISS THAT MOMENT SO MUCH..ya itulah efek kebiasaan, sekangen2nya sama masa2 itu, masa2 ketika tertidur karena kelelahan setelah maen game, nulis, baca, ato hanyut dalam lagu2 romantis tapi aku ogah ngulangin sisi2 joroknya.

Orang biasanya memutuskan mengubah kebiasaan karena dorongan diri dan atau lingkungan, pelajaran2 yang di dapat, kejadian buruk sebagai efek kebiasaan buruk atau tanpa maksud apa2,ha?!@#$%^&*(- lagi, Yeah, So do I...

Seperti beberapa contoh aku mengubah beberapa pola hidup dan kebiasaan aku soal tidur.

1. Tidur dalam kondisi gelap : alasannya pernah baca hadits yang disitu Rasul menganjurkan untuk mematikan sesuatu yng bersifat cahaya atau api ketika kita tidur, mengoptimalkan pertumbuhan, dan baru2 ini dapet ilmu kalau tidur dalam keadaan gelap itu memaksimalkan produksi endorfin di tubuh kita. Hormon ini berfungsi sebagai morfin alami untuk menghilangkan lelah setelah seharian beraktifitas. Jadi ketika bangun kita sudah lebih fresh dan rileks. Terus, tidur nyenyak juga faktor penting untuk proses detoxifikasi, yaitu proses pembersihan racun2 yang ada di organ2 tubuh kita.

2. Gosok gigi sebelum tidur, sejak tahu kalo cabut gigi itu sakit dan rahangnya pegel minta ampun, aku jadi rajin gosok gigi. Bertempur lawan kuman, soalnya ga rela kalo giginya harus bolong dan memasrahkan diri untuk pergi cabut gigi lagi. Huumh..no thanks! Bayanginnya aja males..jangan sampe dech sakit gigi lagi. Biar jadi the First and the Last. Amieeeenn…

3. soal cemilan yang berserakan, baju2 kotor dimana2 dan buku yang kelipet2 gara2 ga sempet dirapiin adalah indikasi paling nyata dari aktifitas KETIDURAN dan sama sekali bukan tidur secara sadar. And as I told u above..itu sama sekali ga sehat. Intinya sich kayak artikel yang aku baca tentang cara mencegah kerusakan hati, bukan mencegah kerusakan hati aja sich , tapi sebenarnya ketidak seimbangan sesuatu di diri kita, akan berdampak juga mengacaukan keseimbangan yang lainnya. Unbalanced is unwell ..makanya masih terus berjuang membenahi kebiasaan2 jelek biar lebih cerdas ngurus diri, dan meng-otomatiskan kebiasaan baik in life…

Jumat, 26 Juni 2009

2 minggu yang penuh

Hi My Blog..miss u to post u some

Tadi udh posting di twitter juga dengan tema yang sama 'Dua Minggu yang Penuh'. Well, penuh banget dengan waktu2 jatuh, bangun, jatuh lagi, dan bangun lagi. Tapi, bukankan karakteristik hidup itu memang seperti itu, penuh dengan kegagalan juga pencapaian2 agar kita terdidik untuk lebih dewasa dan lebih smart setelah sebuah keterpurukan. Dan bukankah orang yang terlalu lama dudukpun akan merasa pegal dan tidak nyaman? jika menjalani up and down-nya hidup adalah suatu kemestian, itu adalah kemestian yang indah. Yang bahaya ketika kita jatuh, lalu memilih untuk terpuruk dan hancur di dalamnya.

Di minggu ini kejadian2 besar di hidup aku terkuak dan terurai satu persatu. Minggu dimana sebuah kebohongan terorganisir akhirnya terbongkar secara sporadis. Untuk seseorang yang kami hormati, kami tidak bermaksud menyembunyikan apa2 dari siapa2, tapi, ketakutan kami membuat kami terpaksa menundanya sampai waktu yang dirasa tepat.
Hanya saja..jika kau harus tahu dari penglihatanmu dan bukannya dari mulut kami, kami serahkan segala pandangan dan pendapatmu pada-Nya. Maaf..Maaf sekali, harapan kami semoga tidak ada lagi kesalahpahaman, tidak terulang lagi kesakitan2 seperti bertahun silam. Cukup, jangan ledakkan lagi kebencian. Tidak ada..tidak ada permusuhan apa2 di antara kita..kami menyayangimu, berterimakasih padamu dengan sepenuh hati.

Minggu ketika kerinduan harus terbungkus rapat, ketika kehilangannya selama 1 minggu, ketika tak ada dirinya untuk menceritakan hal2 paling tidak penting dan paling rahasia sekalipun. Aku mulai bertanya tentang keinginanku akan dirinya. Tapi, ya belum saatnya. Pertanyaan demi pertanyaan untuk hubungan ini sementara harus dipending dalam waktu yang belum bisa ditentukan.

Dalam minggu yang meaningfull ini juga aku merasa dicambuk saat merasa sedang diawang2. Dan yang paling disesalkan adalah kecemasan yang dalam akibat kesalahan masalalu. Aku harus menanggung perasaan itu dalam hari yang tidak terduga ketika sebuah skandal misterius beredar tanpa kontrol. Tapi, aku tahu Tuhan mengajariku nilai sebuah introspeksi, dalam pengertian yang sesungguh-sungguhnya. Jika menyadari kehidupan seseorang bisa saja terhenti dan hancur seketika hanya karena kesalahan tolol masalalu, bahkan yng hampir ingin dilupakan. Hati2 dalam menentukan tiap langkah, sekecil apapun, mungkin itu yang paling berasa. Dan peredam kecemasan yang paling tenang hanyalah pasrah, pasrah dan kembali pada Allah. Menyerahkan segala keputusan pada Yang Maha Kuasa, Maha Berkehendak, Allah yang menutupi aib2 kita. Alah yang Maha Menyayangi, yakin bahwa dengan cinta-Nya, Dia tidak akan membiarkan kita jatuh. Dan Ia, Sang Maha Penjawab Doa dalam waktu yang tak lama, melalui mulut hambaNya, menyampaikan kabar yang mementahkan semua kecemasan dan ketakutanku. Alhamdulillah..

My lil'l angel sedang belajar memperjuangkan dirinya, hal ini seperti menggiring aku ke kejadian 2 tahun silam. I just say i'll try my bessstt to support you, sama seperti yang dulu pernah kakak bilang padaku dalam suasana yang kurang lebih sama. Aku akan membantu semampuku, semaksimal aku bisa, tapi yang utama tetap dari diri kamu, tetap semangat dan jangan menyerah karena, percaya dech suatu hari nanti kamu akan tersenyum mengenang saat2 ini dan bersyukur karenanya. Jangan lupa doa itu :"Allahuma yatsir walatu atsir", wahai Allah Yang Maha Memudahkan, mudahkanlah kami. Tolong mudahkan kami.

2 Minggu itu, aku hampir kelelahan menjalani hari, hampir ingin menyerah. Tekanan, keadaan, dan sikap diri membuat semuanya seolah berantakan. Tapi, selalu ada jalan terang di ujung jalan. Bukankan malam yang paling gelap adalah pertanda segera turunnya fajar. Aku inget lagunya S07 yang baitnya : Padamkan sekejap warna-warni duniamu, saat kau mulai kehilangan arah. Yah, itu yang kulakukan. Berhenti sejenak dari beban2 yang memberatkan pundak. Memadamkan kobaran2 yang belum mampu ku redam, memanjakan sifat introvert sesaat, dan membiarkan aku sendiri hanya untuk berpikir, merenung, baca, dan kadang ngelamun yang ga penting, begitulah selama beberapa hati.
Hingga satu persatu ilmu2 yang pernah dipelajari, kata2 penuh semangat dari orang2 yang istimewa, keyakinan, membuat aku bangun lagi, semangat lagi, dan merasa siap bangkit dari keadaan ini, bahkan ditambah dengan menghidupkan satu mimpi baru, target2, untuk memacu diri.

Terusan lagu tadi : Nyalakan sejenak warna-warni duniamu, saat berjalanmu kembali tegaaapppp...And World!!! Take a look at me, insyaAllah aku siap menghadapi dan menjalani kehidupan aku lagi, dengan lebih baih, setelah semua hikmah2 dan pelajaran dari kejadian2 ini, semoga aku bisa lebih cerdas dan bijaksana menyikapi kehidupan selanjutnya.

Aku selalu ingat bahwa, Allah akan menguji hamba2 yang disayangi-Nya, bahwa kita hidup dari satu ujian ke ujian lainnya, bahwa hidup tanpa ujian adalah hidup yang tidak layak dihidupi, apapun pandangan kita tentang ujian, bagaimanapun kekhawatiran kita menghadapi ujian. Tapi satu hal, Allah sendirilah yang akan melepaskan ujian2 yang melilit diri kita setelah ujian2 itu membersihkan dosa2 kita, ato setelah Allah meningkatkan derajat kita dengan ujian itu. Wallahu'alam..

Semoga bisa jadi pengingat kalo suatu saat aku lupa ..

Jumat, 12 Juni 2009

Team mates in my eyes

Ga berasa hampir 2 tahun terkurung di ‘ruang kaca’ ini, dan hal itulah yang menimbulkan semacam panggilan jiwa..halah..untuk memperkenalkan mereka pada para blog’s reader ku , coz how error they are..these pretty gals ini adalah part of my life..in my working life!

----------------AANNNDD PROUDLY PRESENT----------------

6 CEWEK ADMIN DENGAN KUALIFIKASI CANTIK DAN STRESS TINGKAT TINGGI :D

OK then..let’s check it out!!

Kita mulai dari yang paling kiri atas (imut yach difoto) si cici berbaju hijau itu namanya JANE. Tapi plis..plis..ga usah panggil dia Jen kayak pronounciation orang bule. Cukup panggil dia JANE yang diucapkan dengan logat India seperti dalam lagu Kuch Kuch Hotta Hai. Ok dan keimutan yang saya katakan di atas hanyalah semacam kamuflase, alias topeng saudara-saudara, karena sebenarnya wanita berpose manis itu adalah dedengkot keributan di ruangan ini. Jane tuch boccooorr luar biasa, dan kebocoran itu udah dalam stadium yang susah untuk ditambal lagi..Gokil abizzz. Tapi, ya baik juga sich
Karena dia suka bagi2 jeruk dan telur puyuh..So segelo-gelo-nya gadis penyuka bacon ini teteuup memiliki hati yang mulia…Oia, tambahan satu lagi, jane tuch kalo pulang suka nenteng2 tas yng gedeee-nya na’udzubillah. Bener2 gede, tas senam yang orang udah ga bisa bedain antara dia mau fitness ato mo jualan kosmetik dan kutang. Lain hari klo ga bawa tas raksasa maka dia akan datang ke kantor dengan menjinjing tas kresek. ;p
Yach..begitulah my team mate

Sekarang kita kenalan sama si-cantik di foto paling kanan atas. Biasa disapa MBAH Iis, eh ralat-ralat Mbak Iis maksudnya, ato lebih akrab juga di panggil nenek (terbukti pacarnya aja manggil dia ’NEK!’ ammpun dech, setua itu ya mbah?eh, mbak? Makanya jangan ulang tahun tiap hari..(Hehe, Ga lah.. demi reputasi juragan pulsa saya mengkonfirmasi bahwa pacarnya panggil dia ’Neng’ kog)Ya, wanita cool ini adalah pengusaha pulsa paling kondang di kantor, bahkan customernya sudah meluas ke bank2 seantero Jakarta..lebayy lagee!!tapi emank iya sich, kenyataan. Jago dech dagangnya, makanya jangan pernah ngajak dia jalan malem minggu, pasti sibuk sama orang2 yang ngutang pulsa. Jeleknya nich..dia adalah Miss Ngeyelest se-ruang kaca, sedunia bahkan mungkin. Ngeyelnya ampun-ampunan..ngeeyeeellll banget, sampe bisa bikin orang Wan Ong kalo istilahnya Jane. Bagusnya dia juga merangkap jadi orang paling kebal, mentalnya BAJA, dia adalah sasaran ke-gelo-an 5 bidadari2 di ruang kaca (ampe orang2 pada prihatin ama dia=baca, ciri2 orang yang mau utang pulsa). Tapi, jarang bgt, hampir ga pernah malah dia respon (apa sebenernya dia ga kedengeran ya??!), separah2nya kita paling Cuma ditimpalin dengan 3 kata, yaitu"..YA..YA..YA..". Tapi, ati2 kalo udh esmosi dia bisa banting kalkulator ato apapun properti kantor dimejanya. Huuh..padahal sampe sekarang kita berharap dia banting voucher pulsa ato salah satu HP-nya, tapi ga pernah-pernah.

Next, perkenalkan gadis semampai di foto paling kiri bawah. Namanya secantik orangnya (jangan ge-er ya, Pe!) tapi cukup panggil dia Peca ato Pecel. Mengidentikan dirinya dengan kata ‘Muth’ yang artinya imut (huwwekkzz), ya sich..salah satu penyakit terkronis yang menyebar di ruang kaca adalah Narsisme, dan itu diidap oleh semua cewek disini. Peca adalah orang yang low profile, meskipun cantik tapi dia sederhana, gelo juga yang pasti dan akrab dengan siapa aja, itu sebabnya kayaknya orang2 byk yang nge-fans sama dia. Rumah-nya paling dekeeet, sampe tiap pagi dan sore dia menempuh berjam2 di kereta hanya untuk menempuh Jakarta dari Selatan ke Barat. Satu yang bikin males dari dia adalah , jangan foto deket dia, jd keliatan pendeeekkk bgt. Dianya sendiri bilang kaya onta. Bukan kita yng bilang ya....

Beralih ke foto tengah bawah, namanya ci Agatha..mohon maaf kepada teman2 yang satu ini aku postingnya ’agak’ serius soalnya buat aku cici arek suroboyo ini adalah cici yang paling baek. Secara aku diajarin kerja dari yang ga bisa apa2 sampe ya ’lumayan’ pintar khan teman2, ya khan? Ya khan? Ngajarinnya telaten bgt dan sabar. Dan kalo sebel Cuma bilang dengan datar “gue pengin ngomel nich!” tapi nada-nya..ampun deh jauh bgt dari kesan ngomel, Jane pernah bilang sambil ketawa ngakak..”aku pengin diomelin sama ci agatha klo gitu!” dasar..Ya, she is great trainer and the best CICI ever dimata aku. Tapi, jangan salah dia teuuteuupp anggota paling komit tukang nge-cengin mbak iis. Dari pagi ampe sore. Bener khan mbak Is?

Nah, mbakyu di foto paling kanan bawah adalah mbak Nani, keseringan dipanggil mbak Nanoy. Phisically, dia langsing kayak fesia. Dan dia telah dinobatkan sebagai ibu DIRA, alias Direktur Admin. Duduknya dipojok, sering ruwet dengan kerjaan yng emk njlimet, tapi suara2 jail dan isengnya tetap menggema di seantero ruang kaca. Malah dia itu orang yang paling sering bikin istilah2 yang bakalan nge-hits di ruang kaca. Kayak ”Geblek Kabbeh” ato soal nyanyian pengundang hujannya ”Rukurukurukkkkk...puttuuu” dan nyanyian itu dipopulerkan dengan sukses oleh Jane-Dut. Begitulah! Mbak Nani itu kalo jadi kakak, buat aku dia itu punya kualifikasi care+tegas+dann...sedikit galak sich..hehe.
Mukanya kadang jutek, tapi kadar gelo-nya..wuiiidiihhh..sama aja kayak yang lain.


Tampak depan: manisnya..dengan gaya Ibu PKK lagi Kur


Tampak belakang : geloo, sial banget kita ketangkep pas razia orang cantik!!Fiiuuhh..


Yach begitu my beautiful team mate, tiap hari bareng tapi gak pernah bosen (paling mereka yang bosen denger nyanyianku). Dari pagi sampe sore, nain to paip ga berhenti ketawa, ga berenti nge-ceng-in mbak iis. Fun work…The most werderful division in office.

And hafta say many thanks gals for coloring my days..